Beranda > Berita Pasar > Notulen Fed Menjadi Sorotan saat Pasar Memperkirakan Peluang Lebih Tinggi untuk Jeda di Oktober

Notulen Fed Menjadi Sorotan saat Pasar Memperkirakan Peluang Lebih Tinggi untuk Jeda di Oktober

Okt 07, 2026 3:54 PM

Notulen rapat Federal Reserve menjadi perhatian utama hari ini seiring pasar yang semakin memperkirakan adanya jeda pada rapat bank sentral di bulan Oktober. Futures suku bunga mengindikasikan probabilitas sebesar 78,4% bahwa para pembuat kebijakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah di kisaran 3,75% hingga 4,00%, sementara probabilitas kenaikan 25 basis poin tambahan telah turun menjadi 21,6% dari sekitar 38% seminggu lalu, menurut CME FedWatch.

Pergeseran ini terjadi hanya tiga minggu setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga pada bulan September, menyoroti betapa cepatnya ekspektasi berubah menyusul data ekonomi yang lebih lemah.

Notulen Fed Dapat Mengungkap Perdebatan di Balik Kenaikan Suku Bunga September

Notulen tersebut berkaitan dengan rapat Federal Reserve pada 15 hingga 16 September, ketika para pembuat kebijakan secara bulat menaikkan kisaran target sebesar 25 basis poin menjadi 3,75% hingga 4,00%. Para investor akan mencari detail lebih lanjut mengenai perdebatan di balik keputusan tersebut, khususnya bagaimana para pembuat kebijakan menilai argumen untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut saat mereka berupaya membawa inflasi kembali menuju target 2% Fed. Namun, notulen tersebut mencerminkan pandangan yang dipegang pada rapat September, bukan posisi para pembuat kebijakan saat ini.

CME FedWatch menggunakan harga futures Fed Funds 30 hari untuk memperkirakan probabilitas yang tersirat dari pasar atas keputusan Federal Reserve mendatang, yang berarti probabilitas tersebut berubah seiring respons pasar futures terhadap data ekonomi dan komentar Fed.

Pasar Memperkirakan Peluang Lebih Tinggi untuk Jeda Fed di Oktober

CME FedWatch probabilities showing a 78.4% chance of unchanged Federal Reserve rates and a 21.6% chance of a 25-basis-point increase in October 2026.

Sumber: CME Group FedWatch Tool. Data per 7 Oktober 2026.


Data Ketenagakerjaan yang Lemah Menggeser Ekspektasi Suku Bunga

Data ekonomi terkini telah berkontribusi pada pergeseran ekspektasi. Nonfarm payrolls AS hanya meningkat sebesar 29.000 pada bulan September, sementara tingkat pengangguran naik tipis menjadi 4,2%. Pertumbuhan penggajian untuk Juli dan Agustus juga direvisi turun sebesar gabungan 60.000 pekerjaan. Sementara itu, data inflasi telah menunjukkan beberapa tanda pelonggaran, yang mengurangi sebagian tekanan mendesak untuk kenaikan suku bunga lagi. Meski demikian, inflasi tetap berada di atas target 2% Federal Reserve, yang berarti para pembuat kebijakan kemungkinan masih akan tetap berhati-hati dalam menyatakan bahwa tekanan harga telah terkendali.

Komentar dari pejabat Federal Reserve telah memperkuat ekspektasi bahwa para pembuat kebijakan mungkin memiliki lebih banyak waktu untuk mengkaji ekonomi sebelum menaikkan suku bunga kembali. Presiden Fed New York John Williams telah menyatakan bahwa tidak ada urgensi dalam memutuskan kapan suku bunga akan dinaikkan, sementara pejabat lain terus berargumen bahwa pengetatan lebih lanjut mungkin masih diperlukan. Perbedaan pandangan ini membuat notulen hari ini menjadi sangat relevan, karena dapat memberikan wawasan yang lebih besar tentang bagaimana para pembuat kebijakan menimbang risiko inflasi terhadap tanda-tanda aktivitas ekonomi yang melemah.

Kondisi keuangan juga tetap ketat meskipun probabilitas kenaikan di Oktober berkurang. Imbal hasil US Treasury tetap tinggi, yang berarti biaya pinjaman di seluruh perekonomian dapat tetap tinggi meskipun Federal Reserve membiarkan suku bunga kebijakannya tidak berubah bulan ini. Hal ini menjelaskan mengapa ekspektasi jeda tidak serta-merta berarti kebijakan moneter menjadi kurang ketat.

Apa yang Diperhatikan Pasar Selanjutnya

Para investor akan terus memantau data inflasi dan ketenagakerjaan seiring dengan komentar dari pejabat Federal Reserve menjelang rapat 27 hingga 28 Oktober. Pasar juga masih memperkirakan sebagian probabilitas pengetatan lebih lanjut pada akhir tahun, sehingga waktu dan kemungkinan kenaikan berikutnya bergantung pada data yang masuk.

Untuk saat ini, pasar futures memilih jeda di bulan Oktober. Notulen hari ini dapat menunjukkan seberapa kuat para pembuat kebijakan mendukung pengetatan lebih lanjut saat mereka bertemu pada bulan September, namun data ketenagakerjaan, inflasi, dan data masuk lainnya pada akhirnya akan membentuk ekspektasi menjelang keputusan Oktober.

Jangan Hanya Pantau Market.
Mulai Trading!

Mulai Trading

Trading beresiko. Ambillah keputusan dengan bijak.