Beranda > Berita Pasar > Inflasi PCE AS Menjadi Fokus Pasar Menjelang Jackson Hole

Inflasi PCE AS Menjadi Fokus Pasar Menjelang Jackson Hole

Agu 26, 2026 1:38 PM

Dolar AS diperdagangkan mendekati level terendah tiga bulan karena pasar bersiap menghadapi dua ujian yang saling berkaitan terhadap prospek Federal Reserve: data inflasi Juli dan pidato Ketua Fed Kevin Warsh di Jackson Hole akhir pekan ini.

Indeks Dolar diperdagangkan di sekitar 98,98 pada Rabu pagi ketika para investor menantikan rilis terbaru Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), ukuran inflasi pilihan The Fed. Rilis ini akan memberikan pembaruan penting mengenai apakah tekanan harga di AS terus mereda, dan apakah The Fed memiliki cukup bukti untuk mempertahankan posisi kebijakannya saat ini.

Para ekonom memperkirakan inflasi PCE inti, yang tidak mencakup harga pangan dan energi, akan tetap di 3,3% secara tahunan pada Juli. Hal itu akan menempatkan inflasi inti jauh di atas target The Fed sebesar 2% dan menjadikan laporan hari ini sangat penting menjelang rapat kebijakan berikutnya dari bank sentral tersebut.

PCE diperhatikan secara seksama karena mencakup rentang pengeluaran rumah tangga yang lebih luas dibandingkan Indeks Harga Konsumen dan lebih cepat menyesuaikan diri terhadap perubahan perilaku konsumen. Bagi para pembuat kebijakan, PCE inti merupakan indikator penting tekanan inflasi yang mendasar.

Data terbaru memberikan beberapa indikasi bahwa inflasi sedang mereda, meskipun gambaran yang lebih luas tetap rumit. Inflasi PCE keseluruhan melambat ke 3,7% pada Juni dari 4,1% pada Mei, sementara inflasi inti berada di 3,3%. Belakangan ini, harga energi yang lebih rendah telah membantu meredakan beberapa kekhawatiran inflasi jangka pendek, tetapi tarif dan tekanan biaya lainnya terus memperumit prospek ke depan.

Hal ini menempatkan The Fed di hadapan keputusan kebijakan yang rumit. Pembacaan PCE yang lebih lemah dari perkiraan dapat memperkuat bukti bahwa inflasi sedang bergerak kembali menuju target dan mengurangi tekanan untuk pengetatan lebih lanjut. Namun, angka yang lebih tinggi dari ekspektasi dapat memperkuat argumen bahwa suku bunga mungkin perlu tetap bersifat restriktif lebih lama, atau bahkan berpotensi naik kembali.

Perdebatan tersebut kini semakin terlihat di dalam The Fed. Presiden Fed Boston Susan Collins menyatakan pekan ini bahwa kebijakan yang lebih ketat mungkin diperlukan apabila kemajuan yang berkelanjutan dalam menekan inflasi tidak terwujud. The Fed telah mempertahankan suku bunga targetnya di 3,50%-3,75% sejak Desember, tetapi inflasi yang terus-menerus berada di atas target telah menjaga kemungkinan pengetatan lebih lanjut tetap dalam perhatian.

Dolar AS Diperdagangkan Mendekati Level Terendah Tiga Bulan Menjelang Inflasi PCE

US Dollar Index trading near a three-month low ahead of July PCE inflation data.

Sumber: TradingView. Kinerja masa lalu bukan merupakan indikator yang andal untuk kinerja di masa mendatang. Data per 26 Agustus 2026.

Posisi Indeks Dolar yang mendekati batas bawah kisaran terbarunya membuat mata uang ini sangat sensitif terhadap setiap kejutan dalam data hari ini. Pembacaan PCE yang lebih lemah dapat memberikan tekanan lebih lanjut pada dolar apabila investor bergeser menuju ekspektasi kebijakan The Fed yang kurang restriktif, sementara kejutan ke atas dapat mendukung dolar maupun imbal hasil obligasi Treasury seiring penyesuaian ekspektasi suku bunga.

Namun, PCE hanyalah separuh pertama dari kisah kebijakan moneter pekan ini.

Perhatian akan beralih ke Jackson Hole pada Jumat, ketika Warsh menyampaikan pidato utama pertamanya di simposium tersebut sebagai Ketua Fed. Pasar akan mengamati dengan seksama petunjuk mengenai bagaimana The Fed menimbang inflasi yang persisten terhadap prospek ekonomi yang lebih luas, serta apa yang dibutuhkan untuk mengubah kebijakan dari posisi saat ini.

PCE akan memberikan sinyal terbaru mengenai inflasi, sebelum perhatian beralih ke Jackson Hole dan apa makna komentar Warsh bagi prospek kebijakan The Fed.

Jangan hanya membaca pasar.
Jangan hanya membaca pasar. Tukar!

Mulai Trading

Perdagangan berisiko. Bertindaklah dengan bijak.